ALias Webserver di ubuntu
setelah webserver di install, yang kita lakukan selanjutnya adalah membuat file2 web yang di simpan dalam suatu folder.. nah penempatan di /var/www/kadang kala tidak sesuai dengan kehendak kita,,,
yaitu kebiasaan kita menyimpan file atau folder di /media/xxx (xxx adalah nama partisi di windows, B-), hee) atau di /home/user/Document atau dimanalah,, yang anda2 mau atau sukai..
hee
webserver di ubuntu
untuk belajar php, kita ga bisa maen php tanpa punya web server. trus biar pc / laptop kita ada webservernya gimana??
ya diinstall web server lah.. hee...
nah yang mo ane bahas disini adalah install webserver di ubuntu. jadi buat temen2 yang pake ubuntu, bisa pake ni tulisan buat panduan.. hee..
nyetting speedy
kemaren pas go home(balik) , PC di rumah madan(agak) berat. kata abang ane kebanyakan virus tuh PC. jadi tanpa tedeng aling2, ane suruh tuh little brother buat install ulang..
wwkwkkkk,,, bukan ane yang install ulang brow..
untuk instalasi windows, ga ane bahas...
yang ane bahas setting speedy nya...
wokeh...
nah abis install setting modem nya dulu..
gimana caranya???
buka di buku petunjuk di box modemnya..
-hahahahaha-
intinya tuh ane setting biar jadi mode dial up..
cuman next-next doank...
mounting disk
Mount adalah proses membuka sebuah device untuk digunakan. Device bisa berupa floppydisk(fd), hardisk (hd), atau removable disk (sd). Mount Point adalah tempat anda menampung bukaan isi devicedi sistem anda. Biasanya berupa sebuah directori /mnt atau /media atau direktori lain yang didefinisikan saat melakukan mounting.
fungsi / perintah yang digunakan
mount [device] [mount point] [type] [opsi]
contohnya
mount /dev/sda1 /mnt/folder1
dimana
/dev/sda1 adalah device yang akan dimountkan
/mnt/folder1 adalah mount point nya
itu tadi di atas kalo mounting disk
nah kalo mounting file iso,
akan menjadi seperti ini
mount -o loop [source .iso] [mount point]
contoh
mount -o loop /home/user/Document/image.iso /mnt/iso/
oya,,
mpe lupa..
buat catatan yang pertama,
untuk tau posisi device nya kita bisa menggunakan syntax berikut
fdisk -l
nanti akan dimunculkan beberapa disk yang ditangkap oleh system.
selanjutnya anda dapat pilih mana yang akan anda gunakan..
DDWRT
kemaren pas magang di telkom, ane kebagian ilmu buat setting wireless ma selanjutnya setting hotspot tentunya. Pas di telkom tegal, ane di ajarinnya pake access point ubiqiuty yang khusus buat telkom. katanya pesenan khusus buat telkom, dan yang punya cuma telkom.
nah pas ane udah balik jogja kan ga bisa tuh ngutak-atik gituan. trus ane googling kanan kiri, nemu tampilan Online yang menggunakan settingan DDWRT. kebetulan settingannya ampir sama kaya yang ubiqiuty. jadi ya lumayan lah.. bisa ngotak-atik tanpa harus megang alatnya.
emang bedanya ga bisa praktek koneksi, cuma bisa praktek klik klik dan klik nya doang.
nah ini link dari DD-WRT yang ane temuin
barangkali bsa buat belajar bareng2..
hee ![]()
DD-WRT v24 Beta
DD-WRT v23
selamat mencoba.
mengerti IP address
ada ip sebagai berikut :
192.168.6.54/27
ditanyakan
net id, broadcast id, netmask dan host id
dari ip yang ditulis maksudnya kaya gini
192.168.6.54 adalah host id nya,
/27 adalah subnetmask nya
/27 maksudnya bit aktif (1) sebanyak 27 dari kiri, dan sisanya bit tidak aktif (0)
maka jadi kaya di bawah ini
11111111.11111111.11111111.11100000
atau kalo bilangan desimal jadi
255.255.255.224
dua keterangan sudah di tangan
selanjutnya untuk net id
ngitungnya kaya gini
ip address di ubah menjadi biner
192.168.6.54
menjadi
11000000.10101000.00000110.00110110
kemudian
biner dari ip kita, fungsi kan AND dengan subnetmasknya
jadi
11000000.10101000.00000110.00110110
11111111.11111111.11111111.11100000 AND
11000000.10101000.00000110.00100000
maka hasilnya 192.168.6.32
jadi net id nya adalah 192.168.6.32
trus broadcast-id nya berapa???
untuk tahu broadcast id,
maka kita harus tahu range dari subnet nya
dengan cara sbb:
2^n -2 ; n adalah jumlah nol nya
jadi range = 2^5 -2
= 30
broadcast = net id + range + 1
= 32 + 30 + 1
= 63
broadcast id = 192.168.6.63
udah selesei ngitung IP nya...
jadi
192.168.6.54/27
ipnya = 192.168.6.54
memiliki subnetmask = 255.255.255.224
net id = 192.168.6.32
bcast id = 192.168.6.63
host id = 192.168.6.54
range = 192.168.6.33 - 192.168.6.62
kaya gitu pembahasan nya...
![]()
kalo kurang,,
bisa cari di sumber laen,,
![]()
semoga bermanfaat
permisi FILE
barusan ane ngajar praktikum Sistem Operasi,, materina tentang merubah permisi ma bikin Link. kadang ngejelasin panjang lebar kalo yang di jelasin ga paham2 aneh juga rasanya yaw??
kita berasa bisa, and gampang, tapi temen2 praktikan koq masih ada aja yang nyangkol2...harus pake cara paan lagi yaw??
wkwkwkkw
tapi inti dari materi itu kaya gini :
bahwa setiap file memiliki permisi yang terdiri dari 9 charakter.
rwxrwxrwx
dan setiap tiga charakter (rwx) mewakili user yang ada di system, yaitu
user/owner --> user yang mempunyai file itu (yang mbikin file itu)
group --> group dari si user yang bikin file
other --> user laen yang ga da sangkut pautnya ma si pembikin file
setting proxy
#pico /etc/wgetrc
diganti pada bagian proxy
diisi proxynya..
#pico /etc/apt/apt.conf.d/proxy
diisi kaya gini
Acquire::http::Proxy "http://no_ip_proxy_kamu : Port_yang_digunakan";
setting proxy terminal
#export http_proxy=http://proxyip
roxyport
atau
#export http_proxy=http://282421
ass@10.1.1.19:80
internet sharing ubuntu
root@x-prof#echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward (untuk mengaktifkan ip forward)
#Dari keterangan diatas bisa kita ambil contoh dari parameter ip address yang kita seting diatas yaitu :
#IP ke internet = 192.168.1.254 interfaces eth0
#IP ke LAN = 192.168.0.1 interfaces eth1, jadi hasilnya seperti dibawah
#iptables -A POSTROUTING -j MASQUERADE -t nat -s 192.168.0.0/24 -o eth0
#iptables -A FORWARD -i eth1 -s 192.168.0.0/24 -j ACCEPT
#Buka file /etc/rc.local, file ini sama fungsinya dengan autoexec.bat di window, fiel ini akan di jalankan waktu proses starup,
root@x-prof:~# pico /etc/rc.local
#sisipkan baris perintah ip tables diatas di bawah kata exit 0
#IP ke internet = 192.168.1.254 interfaces eth0
#IP ke LAN = 192.168.0.1 interfaces eth1, jadi hasilnya seperti dibawah
iptables -A POSTROUTING -j MASQUERADE -t nat -s 192.168.0.0/24 -o eth0
iptables -A FORWARD -i eth1 -s 192.168.0.0/24 -j ACCEPT
echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
#jalankan perintah ini biar ngak perlu restart
root@x-prof:~# /etc/rc.local
__________________________________________________________________________________
setting simple
iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.4.0/27 -o eth2 -j MASQUERADE
eth2 = port ke internet
192.168.4.0/27 = ip lan