resolusi monitor sis di fedora..

sis
sis

ok.. kasus lama yang masih bergulir,, karena emang gadget/benda nya belum di museumkan atau dipensiunkan.. axioo lama keluaran 2007 yang masih pake chipset dan graphic nya sis.. yang membuat minimalis kalo di campurin pake linux..

dari taun itu,, ane kalo make linux ya kudu yang berbasis rpm, bawaan disto pun pas itu adalah Mandriva 2007,, padahal kebutuhan kampus, lab nya pake ubuntu.. tahun 2007 berarti masih si 7.04. inget banget dapet cd pas rilis parti di UPN sana.. :D

okok ndak usah basa-basi lagi kita bahas aja gimana2 nya..

searching di google di arahin ke sini monggoh dibuka dan dipelajari..

sesaat dapat pencerahan, tapi jadi rada bingung, karena di fedora 16 ndak ditemukan adanya xorg.conf di directori /etc/X11/ . kita googling lagi di dapet lah info ini :

How to create xorg.conf

Fedora releases since Fedora 10 do not create a /etc/X11/xorg.conf file, used to configure the X server, by default. The X configuration is automatically determined each time X is started. In most cases, this works well and there is no need to manually specify X configuration information.

If you need to make manual changes to X configuration for any reason, you will first need to create a /etc/X11/xorg.conf file.

Xorg -configure

You can create a basic xorg.conf using the X executable itself. As root run:

Xorg :1 -configure

This will create the file /root/xorg.conf.new, which you can then copy to /etc/X11/xorg.conf:

cp /root/xorg.conf.new /etc/X11/xorg.conf

and edit according to your needs.

sumber : http://fedoraproject.org/wiki/How_to_create_xorg.conf

abis xorg.conf tercipta langsung tak isi dari link pertama,

# File generated by XFdrake (rev 247269) 

Section "Monitor"
	Identifier "monitor1"
	VendorName "Generic"
	ModelName "Flat Panel 1280x800"
	HorizSync 31.5-90
	VertRefresh 60
	Option "PreferredMode" "1280x800"
	ModeLine "1280x800" 68.94 1280 1301 1333 1408 800 803 808 816 -hsync -vsync
	#ModeLine "768x576"     50.00  768  832  846 1000   576  590  595  630
	#ModeLine "768x576"     63.07  768  800  960 1024   576  578  590  616
	#ModeLine "1280x800_120"  181.21  1280 1376 1520 1760  800 801 804 858  -HSync +Vsync
	#ModeLine "1280x800_100"  147.89  1280 1376 1512 1744  800 801 804 848  -HSync +Vsync
	#ModeLine "1280x800_85"  123.38  1280 1368 1504 1728  800 801 804 840  -HSync +Vsync
	#ModeLine "1280x800_75"  107.21  1280 1360 1496 1712  800 801 804 835  -HSync +Vsync
	ModeLine "1280x800_60"  83.46  1280 1344 1480 1680  800 801 804 828  -HSync +Vsync
	#ModeLine "1280x800_50"  68.56  1280 1336 1472 1664  800 801 804 824  -HSync +Vsync
	# Monitor preferred modeline (60.0 Hz vsync, 49.0 kHz hsync, ratio 16/10, 106 dpi)
	# TV fullscreen mode or DVD fullscreen output.
	# 768x576 @ 79 Hz, 50 kHz hsync
	# 768x576 @ 100 Hz, 61.6 kHz hsync
	# modeline generated by gtf(1) [handled by XFdrake]
	# modeline generated by gtf(1) [handled by XFdrake]
	# modeline generated by gtf(1) [handled by XFdrake]
	# modeline generated by gtf(1) [handled by XFdrake]
	# modeline generated by gtf(1) [handled by XFdrake]
	# modeline generated by gtf(1) [handled by XFdrake]
EndSection

Section "Screen"
	Identifier "screen1"
	Device "device1"
	Monitor "monitor1"
	DefaultColorDepth 24
	Option         "RenderAccel" "True"
	Option "AddARGBGLXVisual" "Enable"
	SubSection "Display"
		Depth 8
		Modes "1280x800"
		#Virtual	1280 768
		Virtual		1280 800
	EndSubSection
	SubSection "Display"
		Depth 15
		Modes "1280x800"
		#Virtual	1280 768
		Virtual		1280 800
	EndSubSection
	SubSection "Display"
		Depth 16
		Modes "1280x800"
		#Virtual	1280 768
		Virtual		1280 800
	EndSubSection
	SubSection "Display"
		Depth 24
		Modes "1280x800"
		#Virtual	1280 768
		Virtual		1280 800
	EndSubSection
EndSection

Section "Module"
	Load "dbe" # Double-Buffering Extension
	Load "v4l" # Video for Linux
	Load "extmod"
# 	Load "freetype"
	Load "glx" # 3D layer
	Load "dri"
	Load "GLcore"
# 	Load "xtrap"
	Load "record"
 	###    #Disable "dri"
	#    Load "type1"
EndSection

Section "InputDevice"
	Identifier "Keyboard1"
	Driver "kbd"
	Option "XkbModel" "pc105"
	Option "XkbLayout" "us"
	Option "XkbOptions" "compose:rwin"
EndSection

Section "InputDevice"
	Identifier "Mouse1"
	Driver "mouse"
	Option "Protocol" "ExplorerPS/2"
	Option "Device" "/dev/mouse"
EndSection

Section "Extensions"
	Option         "Composite" "off"
EndSection

Section "ServerLayout"
	Identifier "layout1"
	InputDevice "Keyboard1" "CoreKeyboard"
	InputDevice "Mouse1" "CorePointer"
	Screen "screen1"
EndSection

Section "Device"
	Identifier "device1"
	VendorName "Silicon Integrated Systems [SiS]"
	BoardName "SiS SiS 670 / 671-based cards"
	Driver "vesa"
	VideoRam 262144
	BusID "PCI:1:0:0"
	Option "NoFlip" "True"
	Option "EnableSiSCtrl" "yes"
	Option "DPMS"
	Option "XAANoOffscreenPixmaps" "True"
	Option "ForcePanel" "True"
	Option "TripleBuffer" "True"
	Option "LCDPort" "DFP_HIGHLOW"
	Option "EnableAGPDMA" "True"
	Option "DRI" "true"
	Option "AllowGLXWithComposite" "True"
	Option "DamageEvents" "True"
EndSection

Section "ServerFlags"
	AllowMouseOpenFail # allows the server to start up even if the mouse does not work
EndSection

Section "ServerFlags"
	Option "AIGLX" "off"
	Option "IgnoreABI" "true"
	Option "Composite" "True"
	##     Option "Xinerama" "enable"
EndSection

tapi kondisi untuk 1280×800 ane non aktifkan disesuaikan dengan 1280×768.

save, restart, taraaaa => axioo nya udah bisa tampil dengan ukuran 1280×768. tapi inget, ini cuma untuk resolusi. untuk compiz dkk yang berbau graphis murni masih belum teratasi problem nya :D

joli OS sebuah operating sistem berbasis cloud

Joli OS is a free and easy way to turn any computer up to 10 years old into a cool new cloud device. Get on the Web and instantly connect to all your Web apps, files and services using the computer you already own. You may never need to buy a new computer again.

It’s easy. Just download Joli OS. It installs in just 10 minutes.

#http://www.jolicloud.com/download

kemaren ngeliat temen kampus maenan ubuntu tapi kok item, ternyata eh ternyata maenan baru. joli OS.
dan akhirnya kemaren juga, ane download iso nya, sekarang ane coba di PC pake live usb yang dibuat dengan unetbootin.

kesan pertama masuk cukup menarik, dengan warna elegan hitam, akhirnya masuk di halaman awal.
ehh ketemu halaman yang bilang kudu connect internet dulu, baru bisa ngapa2in..
ngeliat panel yang ada sepintas inget ubuntu,, panelnya itu lho gnome banget.. (maklum pengguna ubuntu 10.04 ke bawah)

balik lagi,
udah gitu langsung setting ip manual, trus kita klik tuh tombolnya.
MASUK!!!!

belum selesai gan!
ada interface login ternyata, sampingnya ada register,,
walhasil ane register dulu biar bisa ngerti dalemannya gimana..
register selesai,, masuklah kita ke sistem..

dan beginilah tampilan di dalamnya :

picture 1
picture 1

gambar di atas adalah tampilan yang menurut saya mirip dengan ubuntu software center. dimana disitu semua aplikasi cloud tersedia,, dan bisa kita pilih untuk kita tambahkan.

 

picture 2
picture 2

gambar kedua ini mengingatkan saya dengan google chrome, yang menampilkan aplikasi berjejer, setelah aplikasi nya kita pasang melalui chrome web store,, dan begitu juga di joli OS, semua yang terinstall akan di tampilkan di halaman ini.

 

picture 3
picture 3

kalo gambar ketiga, ini lebih mirip jejaring sosial dari jolicloud, dimana disini menampilkan semua user yang telah join di jolicloud network. ane nggak nyoba tapinya.

 

picture 4
picture 4

gambar 4 ini isinya tentang drive yang ada, bisa dari hardware kmputer kita sampai layanan integrasi sama dropbox juga.

 

picture 5
picture 5

yang terakhir ini tampilan bagian seting user. mirip yang di versi web nya..

yak begitu review singkat dari ane.. lumayan lah bisa ngerti Cloud OS lagi..

bermain remastersys – tulisan dua

oke kemaren tulisannya curhat aja,

sekarang rada teknis yak.. :D

ane disini pake remastersys yang 2.0.18-1_all  bisa di download di sini.

install paket deb tersebut, nti akan muncul beberapa dependencies yang dibutuhkan

lengkapi dengan apt-get -f install

dan remastersys siap dipakai

okeh lanjut lagi ceritanya,,

kalo main, remastersys ndak sekali dua kali jadi,, ternyata ada beberapa prosedural yang kudu di jalanin biar bisa dapet copy-an yang kita inginkan.. kaya kemaren kan ane udah bikin ubuntu custom di PC, yang udah make theme windows seven.. di percobaan pertama, ndak ada sama sekali perubahan ubuntu yang di remaster..

lalu inisiatif ngobrol sama simbah google muncul,, ketemu! ada yang perlu di copy ke /etc/skel sama /root/

tutorial pertama, cuman bilang copy .config , .gconf , .gnome , hasil nya sama aja.. akhirnya tanpa basa basi, semua file hidden ane copy ke /etc/skel dan /root.. walhasil udah bisa jalan tuh remaster.. padahal kalo jeli bisa kita pilih folder yang sesuai aja,, tpi gmna lagi? udah terlalu lama berkutat dengan ginian..
:D

sekarang ubuntu udah berhasil di remaster,, tp ada muncul trouble baru bro! ketika pengin upgrade kernel sebelum di remaster, nti pas hasil remaster ada error di pertama boot..
tapi itu nanti dulu.. yang penting sekarang udah fix kebutuhan awalnya.. tinggal yang itu biarkan nanti saja :D

yang mau nyoba remaster,, monggoh saja, pake tools ini. lebih simple karena kita tinggal costum ubuntu di PC baru di bungkus :D

selamat mencoba!

bermain remastersys

setelah hampir beberapa hari nguprek ubuntu, akhirnya hari ini ane berhasil mendapatkan formula yang di cari2..

hanya karena komputer kantor lebih modern dikit, ubuntu 10.04 ndak mau di install di atas kernel bawaannya. hampir 1 bulan main2 itu, karena emang ada request minta dibuatkan yang versi tampilan theme windows. so apa boleh buat kudu di bikin request si”bos” yang itu.

berkutat dengan remaster ubuntu, ane mulai dari make reconstructor, karena emang pengalaman terakhir make ntu tools. dan lumayan mengena, pas bikin ntu remaster karena repo satu rilis ubuntu 10.04 pas itu ilang.. lupa di umount langsung dibungkus. alhasil image nya jadi gede banget.. hahaaha. itung2 pengalaman lah maen remastering..

nah kemaren ketemu iqbal dia maenannya pake UCK.. ngga tertarik ane, soalnya pake terminal.. hahaha

terus kita bedua nyari-nyari materi lagi. eh ketemu yang namanya remastersys.. dan sepakat kita pake yang ini. alasannya simple. karena apa yang dicustom di ubuntu yang udah di install bisa kita bungkus buat dibikin image.

lagi ceritanya.

ngga langsung berhasil nih remaster, karena theme xp cuma kompatible ama gnome, bukan unity nya ubuntu. jadi pas make udah masuk jaman2 nya oneiric, kita masih maenan lucid lynx.. gegara emang si lucid lah yang masih pake Gnome murni.. tapi kaya yang dibilang di awal, si lucid ngga mau nge-load pas pake komputer rada baruan dikit. muter2 ke kiri ke kanan, akhirnya nemu cara simple yaitu update kernel nya si lucid.

pertama pake kernel 3.0 kaya postingan ane sebelumnya. tapi pas booting keluar error di initframs gegara katanya uafsnya ndak bisa ngextract,, yauwis akhirnya kita pake kernel nya maverick aja, repo tak arahin ke maverick, ane njalanin remove kernel yang kaya posting sebelum ini. kenapa di remove, soalnya pas di remove secara otomatis, sistem nyariin gantinya yang terbaru. so karena kita pake reponya maverick maka kernel yang dipasang akhirnya kernel yang ada di repo maverick. ane jalanin itu di virtualbox. biar seperti nginstall beneran! upgrade selesai, kita bungkus pake remastersys

customdisk.iso di buat usb live, pake unetbootin, gegarao startup disk creator gagal di booting nya.

kita jalanin dikomputer berhasil! kita install dan kita costumize!

buat costumize nya nti di lanjut di postingan berikutnya esok hari,,

udah sole mau pulang dulu.. :D