mencari yang hati mau…

sudah lama aku memendam ini, sampai suatu saat….
aku mendapatkan kesempatan itu. dan di keterpurukanmu,
aku medapatkan waktu yang tepat untuk mendekatimu.

di saat itu pula, disaat kau sedang terluka,
tak ada kata yang kau bisa rangkai lagi
hanya sebuah sesal, sebuah rasa kecewa
yang seolah2 tak pernah terhenti
terucap dari bibir manismu..

yah mau bagaimana..
inilah kesempatannya..
inilah waktunya..
Continue reading “mencari yang hati mau…”